Suku Panai dan Marga Pane

Kata panai hampir mirip dengan kata pane,  bedanya satunya adalah nama suku di Minangkabau sementara yang lain adalah nama marga di Batak. Tetapi betapa pun, kata panai dan pane memiliki hubungan.

Karena orang Minang tidak senantiasa menempatkan nama sukunya di belakang namanya, maka Suku Panai  tidaklah begitu terkenal. Sangat berbeda dengan Marga Pane, sebut sajalah tokoh Yong Batak sekaligus sastrawan Pujangga Baru Sanusi Pane, adiknya pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lafran Pane dan sederet nama lain.

Suku Panai dari Batak atau marga Pane dari Minang

Kemiripan nama Suku Panai dan Marga Pane sangat menggelitik untuk membuat sebuah spekulasi, suku panai adalah turunan marga pane di minang atau marga pane adalah turunan suku panai di batak.

Penjelasan atas hal ini tentu saja sangat panjang, karena kajian historis resmi terhadap hal ini belum pernah dilakukan. Para sejarahwan resmi sepertinya menganggap hal ini tidaklah terlalu penting, padahal di balik misteri nama suku panai dan marga pane terkandung sisi sejarah yang sangat berarti.

Marga Pane dari Pane Silo Simalungun

Meskipun legenda dalam etnis Batak bahwa marga Pane merupakan salah satu turunan dari marga Sitorus, tetapi tetap saja meninggalkan jejak sejarah. Simpanan silsilah dalam masyarakat marga Pane di Padang Lawas menyebutkan bahwa leluhur mereka adalah Raja Pane yang berasal dari Pane, ibukota Kerajaan Silo Simalungun.

Suku Panai dari Selatan Minang

Pada masyarakat Minang, Suku Panai terutama tersebar di wilayah selatan, yakni Pesisir Selatan (Lenggayang Linggo Sari Baganti), Solok Selatan, Singkarak Solok (X Koto Singkarak), Silungkang Kubang (Sawahlunto). Suku ini berbelah di Silungkang (Panai Koto Baru/Rumah Tabuh, Panai 4 Rumah/Guguk Binok dan Panai Tigo Tingkah), di Sungai Pagu juga berbelah tiga (Panai Tanjung, Panai Tangah dan Panai Lundang). Salah satu keistimewaan di Sungai Pagu, Suku Panai termasuk dari salah satu dari 4 suku yang menjadi raja berempat yakni Tuanku Rajo Batuah sebagai Raja Ibadat yang memiliki istana sendiri. Selain itu, di sini juga terdapat nama-nama kampung seperti Taratak Paneh.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *